24-26 November 2016: Seminar Nasional dan Pertemuan Tahunan ASPI 2016

Pertemuan Tahunan ASPI 2016 dan Seminar Nasional

“Perencanaan Pembangunan Inklusif Desa – Kota”

Kampus Unand Limau Manis, Padang. 24-25 November 2016
 

Peserta Pertemuan Tahunan ASPI 2016. Kampus Unand – Padang, 24 November 2016.

Pada hari Kamis dan Jumat 24-25 November 2016, ASPI telah menyelenggarakan Pertemuan Tahunan dan Seminar Nasional ASPI 2016 di Universitas Andalas Padang. Acara ini dihadiri oleh sekitar 70 peserta dari 35 institusi anggota ASPI. Adapun acara Seminar Nasional “Perencanaan Pembangunan Inklusif Desa-Kota” diikuti sekitar 200 peserta, dengan 135 makalah, dan sekitar 80 presentasi dalam 12 sesi panel.
Pertemuan Tahunan ASPI dilaksanakan pada hari Kamis 24 Novermber 2016, telah berlangsung dengan baik dalam suasana diskusi yang hangat dengan mengundang narasumber Kepala BPIW Kementerian PUPERA  Bapak Rido Matari Ichwan, serta Ketua Bidang Sertifikasi IAP Bapak Juniar Ilham.
Diskusi Pertemuan Tahunan ASPI telah membahas beberapa materi antara lain,
  • Tantangan SDGs dan NUA dalam kaitan dengan kerjasama dengan BPIW, Kementerian PUPERA
  • Agenda kerjasama sertifikasi dan pendidikan profesional perencana dengan IAP
  • Response ASPI terhadap pendidikan perencanaan pada Universitas Terbuka.
Beberapa hasil diskusi dari sesi Pertemuan Tahunan ASPI antara lain:
Diskusi kerjasama dengan BPIW:
  • Peluang Kerjasama pendidikan degree dan non degree
  • Kebutuhan pendidikan profesi
  • Riset dan kegiatan terkait dengan tema-tema PUPERA (SDGs, NUA, dan kebijakan pengembangan wilayah secara umum)
  • Akan diadakan pembicaraan lebih lanjut untuk kesepakatan agenda implemntasi kerjasama.
Diskusi kerjasama dengan IAP:
  • IAP sudah membentuk LSP Perencanaan, saat ini telah ada 3 modul untuk sertifikasi SKKNI
  • Kerjasama IAP – ASPI dalam penyelenggaran MK pendidikan profesi yang dapat dikonversi dalam kum sertifikasi profesi perencana
  • Penyelenggraan pendidikan profesi IAP dengan ASPI, pengembangan keilmuan profesi, IAP menyampaikan kebutuhan SKKNI perencanaan professional untuk ASPI.
  • Akan dilakukan tindak lanjut implementasi kerjasama dalam pendidikan professional IAP.
Diskusi pembahasan program pendidikan PWK di Universitas Terbuka (UT)
  • ASPI telah mengumpulkan informasi terkait penyelenggraan pendidikan pada PWK UT.
  • Dalam Pertemuan Tahunan 2016 ini ASPI telah membahas pelaksanaan pendidikan PWK pada Universitas UT.
Bahan presentasi Pertemuan Tahunan dan Seminar Nasional “Perencanaan Pembangunan Inklusif Desa – Kota” dapat dilihat pada link berikut:
Ucapan terimakasih dan penghargaan setingginya disampaikan kepada Panitia penyelenggara Pertemuan Tahunan dan Seminar ini dari pihak Pasca Sarjana dan Fakultas Ekonomi UNAND, PERHEPI. Terimkasih juga disampaikan kepada segenap anggota dan pengurus ASPI yang telah berpartisipasi, dan semua pihak yang telah mendukung acara ini.

SEMINAR NASIONAL “Perencanaan Pembangunan Inklusif Desa – Kota”

Seminar Nasional “Perencanaan Pembangunan Pembangunan Inklusif Desa – Kota”,Unand Padang, 26 November 2016.

Pengantar

Permasalahan pembangunan yang paling sering muncul di permukaan adalah kemiskinan dan ketimpangan sosial-ekonomi, baik di perdesaan maupun di perkotaan. Walau secara umum, masalah kemiskinan dan ketimpangan sosial-ekonomi ini telah diupayakan pemecahannya melalui peningkatan indikator-indikator dari perspektif ekonomi seperti pendapatan, sebenarnya kemiskinan dan ketimpangan sosial-ekonomi menyangkut lebih banyak dimensi dalam kehidupan masyarakat desa dan kota. Kenyataan permasalahan pembangunan yang bersifat multidimensi ini, telah melahirkan paradigma baru pendekatan pembangunan yang dikenal dengan istilah Pembangunan Inklusif.
Pembangunan inklusif adalah suatu pendekatan pembangunan yang pro kepada kelompok masyarakat miskin yang berupaya membangun kesamaan nilai-nilai serta mengikutsertakan peran seluruh pihak-pihak terkait, terutama kelompok yang selama ini dimarjinalkan, dalam seluruh proses pembangunan. Paradigma pembangunan inklusif ini mendorong proses pembangunan yang transparan dan akuntabel, serta mendorong tercapainya bentuk-bentuk kerjasama proses pembangunan melalui upaya pelibatan masyarakat seutuhnya.
Berdasarkan pada permasalahan pembangunan tersebut serta paradigma pembangunan inklusif yang telah menjadi jargon pada pola dan model pembangunan kabinet kerja saat ini, melalui program “NAWACITA”nya, maka tentu saja ini menjadi tantangan bagi para ahli perencana pembangunan di Indonesia khususnya. Untuk itu, tema “ Perencanaan Pembangunan Inklusif” telah dipilih sebagai tema Seminar Nasional yang akan diselenggarakan dalam rangka mendukung Rapat Tahunan ASPI di Padang.

Tujuan

Tujuan utama dari pelaksanaan seminar nasional ini adalah membangun kesamaan visi dan konsepsi dalam merancang pembangunan perdesaan dan perkotaan secara inklusif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengentaskan kemiskinan, pemerataan dan berkeadilan. Secara rinci, tujuan seminar ini adalah: 1. Membangun kesamaan pemahaman terhadap konsepsi, kebijakan serta implementasi perencanaan pembangunan inklusif untuk desa dan kota. 2. Memberi ruang kepada para dosen, peneliti dan mahasiswa untuk berbagi pengalaman dan pengetahuannya dalam mengkaji masalah perencanaan dan pembangunan desa dan kota secara inklusif. 3. Memberi ruang terbangunnya jejaring antar berbagai kelembagaan dalam mengimplementasikan paradigma pembangunan inklusif.

Proceeding

  • Proceeding diterbitkan bulan Maret 2016
  • Bagi yang berminat dapat menghubungi Panitia Seminar (Ibu Zednita)

Alamat Kontak:

  • Telp : (0751) 71686, Fax: (0751) 71691
  • website : semnas_aspi-perhepi.pasca.unand.ac.id
  • E-mail : semnas_aspi-perhepi@pasca.unand.ac.id
  • Gedung Program Pascasarjana Kampus Limau Manis Padang – 25163