ASPI dan BPSDM ATR/BPN Perkuat Kerja Sama melalui Penandatanganan PKS Pengembangan SDM Bidang Penataan Ruang

Bogor, 8 Oktober 2026 — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) memperkuat sinergi dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang tata ruang melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Persiapan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Penata Ruang (JFPR) Periode II Tahun 2026 di Aula Nusantara BPSDM ATR/BPN, Bogor.
PKS antara BPSDM ATR/BPN dan ASPI menjadi pedoman bagi kedua pihak dalam mengembangkan kerja sama di bidang tata ruang, sekaligus menyinergikan tugas dan fungsi dalam pengembangan sumber daya manusia. Kerja sama ini juga diarahkan untuk mendukung penyelenggaraan pengembangan kompetensi, termasuk dalam kerangka corporate university. Kepala BPSDM ATR/BPN Dr. Agustyarsyah, S.SiT., S.H., M.P. menyampaikan bahwa pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk menjawab berbagai kebutuhan dan permasalahan dalam penyelenggaraan serta pengendalian tata ruang. “Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memasukkan sudut pandang corporate university dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya dalam penataan jabatan fungsional penataan ruang, sehingga dapat mendukung pemecahan berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan dan pengendalian tata ruang,” ujarnya.

Ketua ASPI, Dr. Holi Bina Wijaya, menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu ruang kolaborasi yang telah lama dibangun antara ASPI dan BPSDM ATR/BPN. “Penguatan pengembangan SDM, kegiatan kerja sama ASPI dimulai sejak tahun 2019. Kedepannya, kapasitas kami untuk kerja sama ini tentu membutuhkan masukan dari kedua belah pihak agar dapat memberikan manfaat untuk kita semua,” ungkapnya. Menurutnya, kerja sama tersebut perlu terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas kedua pihak, dengan membuka ruang kolaborasi yang dapat memperkuat kontribusi masing-masing pihak.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Penilai Teknis Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Penata Ruang (JFPR) jenjang Ahli Pertama sampai dengan Ahli Madya dari ASPI turut hadir secara langsung antara lain Ketua ASPI Dr. Holi Bina Wijaya, Prof. Dr. Ashfa, S.T., M.T., dan Prof. Ir. Winny Astuti, M.Sc., Ph.D., sementara anggota tim penilai lainnya mengikuti kegiatan secara daring.
Setelah penandatanganan PKS, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Persiapan Uji Kompetensi JFPR Periode II Tahun 2026. Diskusi membahas metode penilaian, penyusunan makalah, wawancara, portofolio peserta, serta tantangan penggunaan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam proses asesmen. Uji kompetensi diarahkan untuk memastikan peserta yang lulus memiliki kompetensi yang memadai untuk menjalankan tugas sebagai pejabat fungsional penata ruang, dengan penilaian yang mampu mengukur kemampuan peserta secara autentik. Melalui FGD ini, ASPI dan BPSDM ATR/BPN memperkuat koordinasi dalam mempersiapkan pelaksanaan uji kompetensi sekaligus mendukung peningkatan kualitas dan profesionalisme JFPR.


