17 April 2021 – Dirgahayu 50 Tahun Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP)

Segenap Pengurus dan Anggota Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) mengucapkan Dirgahayu 50 Tahun kepada Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP)

Kembali ke Awal untuk Masa Depan

Pada hari Sabtu 17 April 2021, Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) telah menyelenggarakan acara talkshow peringatan hari jadi yang ke-50, dengan tema “Kembali ke Awal untuk Masa Depan

Pembukaan dan sambutan acara Ulang Tahun IAP ke-50 ini disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, yang disertai sambutan beberapa Menteri yaitu Bapak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Bapak Menteri ATR/BPN Sofyan A. Djalil. Rektor ITB, Prof. Reini Wirahadikusumah juga turut memberikan sambutan dan ucapan selamat hari jadi kepada IAP. Acara Talkshow disampaikan oleh pembicara para sesepuh IAP yaitu Bapak Prof. BS. Kusbiantoro, Prof. Benedictus Kombaitan, Ir. Syarif Puradimaja, Dr. Phil. Andy Simarmata, serta Dr. Sri Maryati serta dimoderatori oleh Ibu Teti. A. Argo, Ph.D.

Dalam sambutannya Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengucapkan Selamat Ulang tahun yang ke-50 kepada keluarga besar Ikatan Ahli Perencanaan. Presiden juga mengapresiasi IAP yang telah banyak berkontribusi kepada masyarakat, bangsa, dan negara, “Selama setengah abad berkiprah saya yakin IAP telah memberikan banyak kontribusi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Telah berkontribusi dalam membuat rencana yang baik di level kota, di level daerah, dan di level negara”. Presiden Jokowi berpesan bahwa perencanaan bukan sekadar membangun bangunan atau gedung. Lebih dari itu, perencanaan adalah membangun tempat hidup yang nyaman bagi masyarakat.

Para Menteri juga menyampaikan Selamat Ulang Tahun ke 50, serta menyampaikan beberapa pesan kepada IAP. Menteri PUPR berpesan agar IAP dapat menjadi wadah kolaborasi bagi perencana membuat terobosan-terobosan baru dibidang perencanaan bagi pembangunan yang berkelanjutan bagi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Sementara Menteri ATR/BPN menyampaikan bahwa dengan adanya UU Cipta Kerja, Tata Ruang telah menjadi panglima dalam mengarahkan pembangunan. Hal ini menjadi tantangan dan peluang bagi profesi perencana yang lebih baik pada masa mendatang. Bapak Menteri ATR/BPN berpesan agar perencanaan tata ruang perlu semakin ditingkatkan kualitasnya secara mendetil, dan dilakukan secara inklusif. Untuk ini perlu didorong peningkatan kompetensi perencana melalui pendidikan profesi perencanaan.

Dalam kesempatan sambutannya Bapak Menteri ATR/BPN juga menyampaikan telah bekerja sama dengan Asosiasi Sekolah Perencanaan untuk mendukung kegiatan penataan ruang di Indonesia. Beliau menyampaikan melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Kementerian ATR/BPN mengundang para mahasiswa dari sekolah-sekolah perencanaan di Indonesia untuk turut berperan membantu Direktorat Jenderal Tata Ruang dalam melakukan kegiatan perencanaan tata ruang di kota dan kabupaten di Indonesia. Hal ini juga pada gilirannya juga membantu mempersiapkan para mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja profesional nantinya.

Dari sesi talkshow, para pembicara menyampaikan pesan untuk mengingat kembali visi serta misi perencana di masa yang akan datang untuk semakin mengembangkan bidang spesialisasi. Bidang-bidang spesialisasi yang sebenarnya sudah digeluti oleh lulusan sekolah perencanaan dan profesi perencana saat ini perlu dieksplisitkan, didefinisikan dengan jelas menjadi kesatuan bidang yang utuh. Disampaikan juga pentingnya untuk meningkatkan daya saing profesi perencana secara internasional terutama dengan adanya peran teknologi informasi dan komunikasi yang semakin intensif dan mempengaruhi moda-moda dan proses perencanaan pada saat ini.

Sekali lagi Dirgahayu IAP ke 50, semoga semakin sukses dan bermanfaat..