Selamat datang / Welcome

 
 
Seminar_Tata Ruang

Seminar dan Kongres VIII ASPI. Denpasar, 16 Oktober 2015

Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI), adalah organisasi yang menjadi wadah berhimpun sekolah-sekolah perencanaan di Indonesia. ASPI merupakan organisasi sukarela, nirlaba, dan non politik yang berasas manfaat dan kerja sama yang saling menguntungkan.

ASPI didirikan tanggal 31 Maret 2000, berdasarkan kesepakatan yang didahului oleh beberapa sekolah perencanaan melalui Deklarasi Pendirian Asosiasi Sekolah perencanaan Indonesia

ASPI bermaksud mempercepat pengembangan dan penyebarluasan ilmu dan profesi perencanaan di Indonesia. Asosiasi ini bertujuan meningkatkan keberadaan ilmu perencanaan dalam kelompok disiplin ilmu yang berdiri sendiri, mendorong sekolah-sekolah perencanaan untuk mengembangkan pendidikan perencanaan. serta memfasilitasi sekolah-sekolah perencanaan dalam bekerjasama dengan lembaga/ instansi pemerintah, swasta, masyarakat, baik nasional maupun internasional.

——————————————————————————————————————————————————————–

ASPI AGENDA:

Seminar Nasional dan Pertemuan Tahunan ASPI 2016

Kampus Unand Limau Manis, Padang. 24-26 November 2016

ASPI akan menyelenggarakan Pertemuan Tahunan 2016,  yang dirangkaikan dalam acara Seminar Nasional “Perencanaan Pembangunan Inklusif Desa Kota”.

Baru: Penerimaan ABSTRAK diperpanjang sampai tanggal 5 November 2016.

more…

———————————————————————————————————————————————————————

ASPI EVENT:

logo-Prepcom 3

Prepcom 3 Habitat III Side Event:

Implementing multi-level, integrated planning in the New Urban Agenda – How can planning, planners, and planning schools adapt?

Surabaya, 25 July 2015

Organized by ISOCARP and ASPI

Video length: 01:09:17

Moderator: Shipra Narang Suri – ISOCARP

Panelists:

  • Emilia Saiz – UCLG
  • Raf Tuts – UNHABITAT
  • Mack Joong Choi – KPA/APSA
  • Haryo Winarso – ASPI
  • Tadashi Matsumoto – OECD
  • Bruce Stiftel – GPEAN

The objectives of the session especially were to explore:

  1. How urban planners and other urban professionals can adapt to the new demands of integrated, multi-level planning being discussed in the New Urban Agenda.
  2. How planning education and research contribute to the capacity building of urban planners and evaluate the achievement of Habitat III agenda.